Trik Saat Masak Nasi di Rice Cooker Listrik Padam


Pemadaman listrik di beberapa wilayah di Indonesia membuat ribet. Intinya buat ibu rumah-tangga yang tetap memasak nasi memakai rice cooker. 

Jika listrik mati, karena itu untuk menanak nasi dapat kembali pakai kompor. Jika juga sangat terpaksa, ada langkah pilihan gunakan saluran listrik mobil untuk masih menyalakannya. 

Triknya dengan pertolongan inverter yang merubah arus DC ke AC. Tetapi bukan inverter berkapasitas rendah, tetapi pakai inverter berkapasitas listrik tinggi langsung terhubung dengan aki. 

Jika inverter-nya besar yang kemampuan dayanya mengambil langsung ke pole (kutub) aki plus serta negatif, jika kecil (tusuk langsung ke socket lighter) paling buat charge laptop atau elektronik kecil. 

Tetapi yang menjadi pertanyaan besar, amankah tingkah laku demikian? Masalah aman atau tidaknya, pada keadaan kabel koneksi serta pemasangannya. 

Yakinkan pemasangannya kencang pada kutub aki untuk menghindarkan panas kabelnya. 

Pemilik mobil bisa saja menempatkan inverter, tetapi pemakaiannya hanya kondisi genting, dalam pengertian tidak dipakai terus-terusan. 

Jika rice cooker itu sebetulnya aman, sepanjang inverter-nya dapat membuahkan daya yang besar sebutkan lah dapat 500 watt, baik-baik saja. 

Jika mengacu data detail satu diantara pabrikan, waktu menanak nasi memerlukan daya kira-kira 350 watt, serta seputar 50 watt dalam kondisi menghangatkan nasi. 

Tiap inverter telah diberi dengan sekring atau fuse. Jadi saat ada arus listrik yang melewati muatan langsung bisa putus hingga tidak berlangsung korsleting. 

Jika waktu memasak nasi gunakan rice cooker, mesin mobil harus dalam kondisi hidup, agar aki kembali terisi arus listrik yang dibuat dari dinamo ampere. 

Mengenai pada aplikasinya, jangan lupakan untuk meletakan rice cooker tidak di mobil. Waktu memasak, akan ada uap panas yang bisa-bisa mengakibatkan kerusakan susunan interior mobil.

Posting Komentar

0 Komentar