Inilah Cara yang Tepat Sebelum Kamu Beli Popok untuk si Kecil


Memilih kebutuhan si kecil sebagian besar pasti dilakukan oleh Bunda. Di mana tugas Bunda adalah memilih kebutuhan yang tepat dan terbaik bagi si kecil. Salah satu kebutuhan si kecil yang harus Bunda pilih adalah popok bayi. Sayangnya, beli popok bayi yang tepat dari sekian banyaknya merek popok tidaklah mudah.
 
Nah, lalu bagaimana jika Bunda masih saja belum bisa memilih popok bayi yang tepat untuk si kecil? Bunda bisa menerapkan cara yang ada di bawah ini.
 

5 Cara Memilih Popok yang Tepat Sebelum Bunda Beli Popok untuk Si Kecil

1. Pilih Popok Berdaya Serap Tinggi

Popok bayi dengan daya serap yang tinggi sangatlah baik untuk kesehatan kulit si bayi. Di mana popok tersebut bisa memastikan jika kulit akan tetap kering.
 
Jika popok yang dipakai si kecil tidak mempunyai daya serap yang tinggi bisa membuat kulit bayi lembab. Di mana kulit yang lembab bisa menimbulkan iritasi pada kulit, yang mana nantinya si bayi akan mengalami ruam popok.
 

2. Pilih Popok Sesuai Ukuran

Jika Bunda ingin membeli popok bayi, pilihlah popok bayi yang sesuai dengan ukurannya. Hal ini bisa dilihat dari berat badan si bayi. Di mana dalam kemasan biasanya tertera berat badan bayi yang harus menggunakan ukuran tersebut.
 
Jika Bunda memilih ukuran yang tidak sesuai dengan berat badan si bayi, maka popok tersebut akan kekecilan atau kebesaran. Nah, jika popok tersebut kekecilan, maka si anak akan merasa tidak nyaman. Sedangkan, jika popok tersebut kebesaran, maka popok tidak bisa menyerap dengan baik, dan bisa menimbulkan kebocoran.
 

3. Pilih Popok yang Memiliki Garis Indikator Basah

Selain kedua cara di atas, Bunda juga harus menerapkan cara yang ketiga ini dalam memilih popok. Caranya adalah Bunda harus memilih popok bayi yang sudah memiliki garis indikator bocor. Garis indikator ini bisa membantu Bunda dalam memastikan waktu yang tepat untuk mengganti popok tanpa perlu menunggu popok tersebut bocor.
 
Biasanya garis indikator basah ini ditandai dengan warna putih. Lalu, jika sudah warna putih tersebut akan berubah warna menjadi biru atau kuning jika popok sudah terisi air kencing si bayi. Nah, jika seluruh garisnya sudah berubah warna menjadi biru atau kuning, maka popok tersebut sudah harus diganti.
 

4. Pilih Popok yang Lembut

Cara selanjutnya dalam memilih popok bayi adalah pilihlah popok bayi yang berbahan lembut. Hal ini karena kulit bayi masih sensitif dan lebih rentan mengalami ruam popok. Jadi, Bunda harus memilih popok bayi yang lembut agar kulit si bayi tetap terjaga kelembutannya.
 

5. Pilih Popok yang Lentur

Selain memilih popok yang lembut, Bunda juga harus memilih popok yang lentur. Hal ini bertujuan agar karet pada popok tidak akan menimbulkan kerutan dan bekas pada kulit si bayi.
 
Itulah kelima cara yang bisa Bunda terapkan dalam memilih popok bayi yang tepat sebelum Bunda membelinya. Semoga cara tersebut bermanfaat, dan selamat mencoba Bunda.

Posting Komentar

0 Komentar